Abstracts of yeni nurliani

DAMPAK PROGRAM KEAKSARAAN FUNGSIONAL TERHADAP TINGKAT SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT

By Yeni Nurliani

Human Development Index (HDI) yang dijadikan dasar perhitungan kondisi pembangunan sumber day amanusia; antara lain diukur melalui indicator seberapa besa rpenduduk melek aksara. Teori ekonomi menyatakan korelasi signifikan antara tingkat pendidikan melalui seberapa besar tingkat melek aksara dengan tingkat pendapatan dan kesehatan telah dibuktikan  melalui beberapa penelitian terdahulu.

Pada umumnya, masyarakat di daerah terpencil, terisolir dengan tingkat pendapatan rendah relative banyak yang belum melek aksara dan salah satunya terdapat di Kampung Pelag Desa Sukalilah Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut. Lebih dari 50 persen penduduk kampong Pelag adalah buta aksara; baik buta aksara murni atau pundrop out jenjang pendidikan sekolah dasar.

Penyelenggaran program pembelajaran keaksaraan memerlukan berbagai sumber daya, antara lain sumber pendanaan yang relative minim dimiliki oleh Pemda Kabupaten Garut sehubungan relative rendahnya sumber Pendapatan Asli Pendapatan Daerah, sehingga diperlukan suatu pemikiran untuk menggali potensi sumber dana.

Implementasi pola kemitraan antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, Perguruan Tinggi setempat, Organisasi Sosialserta BUMN melalui pendampingan dana Corporate Social Responcibility/CSR diharapkan mampu menanggu lagi permasalahan pelaksanaan program-program Pendidikan Luar Sekolah/PLS, khususnya program pembelajaran keaksaraan.

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetaui dan menganalisis dampak pasca program pembelajaran keaksaraan fungsional terhadap peningkatan sosialekonomi masyarakat kampong Pelag.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, studi literature dan studi dokumentasi. Sampel penelitian terdiri dari 187 warga belajar program keaksaraan dasar dan dari jumlah tersebut sebanyak 50 orang melanjutkan untuk mengikuti program keaksaraan fungsional.

Hasil yang diperoleh dar penelitian ini menunjukkan program pembelajaran keaksaraan fungsional berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan warga belajar dan terdapat motivasi para orang tua untuk menyekolahkan anaknya kejenjang pendidikan sekolah dasar dan atau kejenjang pendidikan yang lebih tinggi. Multiplier effect terhadap social ekonomi masyarakat diperoleh melalui program pembelajaran keaksaraan fungsional yang dibangun melalui system pendampingan yang berkelanjutan dari berbagai pihak yang mempunyai kepedulian untuk pengentasan dan penuntasan buta aksara; sehingga dapat terwujud desa mandiri yang mampu mengembangkan berbagai sumber daya menuju kesejahteraan masyarakatnya.



Keyword Keaksaraan Fungsional, Pendapatan per Kapita, Motivasi
Topic Lifelong Learning in Education Policy